“PINTU”

PINTU

Tema tulisan untuk kali ini adalah PINTU.
kenapa harus pintu? kenapa gak jendela atau atap rumah? karena gw maunya pintu. titik.

FINE
gw dapet ide ini dari tersangka pertama kita di dalam adaptasi dunia kita ini, si tante jess ini memang suka misterius. tiba-tiba dia ngomongin pintu. dan gw jadi tertarik buat ngomongin pintu yang lain juga. pintu apa? salah. mungkin lebih tepatnya pintu siapa?

sebelumnya setuju dengan kata-kata ini, semakin sering lu merasakan kecewa yang teramat dalam indra perasa (baca:perasaan) akan mati rasa???
sugesti? entahlah. aneh mungkin lebih tepatnya. siapa yang mau disalahkan kalo memang terjadi? gak akan ada yang mau di salahkan!!

Pertanyaan: apa hubungannya mati rasa sama pintu?
Jawaban: simple aja, kalo tangan lu kejepit pintu dalam kurun waktu yang cukup lama, enggak mustahil tangan lu mati rasa. bebel. buktikan!

kita bermain dengan kata “PINTU”

“enggak usah ngetuk pintu rumah orang kalo misalnya emang pas udah di buka enggak mau masuk”

“enggak usah ngetuk pintu orang kalo emang dari awal udah tau sama sekalienggak ada niatan masuk”

“enggak usah buka pintu dan nawarin so so an nawarinorang mampir kalo emang enggak mau du mampirin”

agak menjengkelkan memang kata-kata itu. *sighhhhhh

apa nanti kalo buat rumah enggak usah pakai pintu?

ENGKAU membuat semuanya jauh lebih menarik dengan rahasia-MU.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s