Part 1

“sebaiknya berikan ajalah ke perawanan lu itu, toh enggak ada lagi yang berharga lagi!” cibir Kenla ke aku.

“tadinya sih gw pikir begitu, gw juga udah capek pura pura ngejagain. apa perlu sekalian aja ya gw obral? kaya punya lu tuh?”  jawab ku enteng.
Tawa yang bercampur dengan gempulan asap nikotin pun memenuhi ruang VIP yang sudah di sewa kan hanya untuk kami berdua di club ini. ini memang hobby kami, atau mungkin lebih tepatnya kebiasaan yang kami lakukan hanya untuk berbagi rezeki kepada pemilik club.

Dentuman DJ yang memainkan musiknya mengontrol detak jantung kami yang mengharuskan untuk dancefloor, sekilas memang tempat ini sangat bising, polusi nikotin. tapi ini lah hidup ku, atmosfer yang ada di tempat ini membuat semua masalah yang ada di sedot habis dan di tukar dengan KESENANGAN(sesaat). ya setidaknya walaupun hanta 4-5 jam, aku bisa merasakan apa itu KESENANGAN. this my habit, this is my life and my writing.

“sudah jam 4, aku rasa untuk hari ini sudah cukup” bisikku dalam hati dan bergegas mencari kenla yang sibuk berkelana mencari “HIDUP”.

tidak sulit untuk mencari kenla, dia teman ku yang mengajarkan semua ini. dan benar dugaan ku kenla berada memang pencari hidup yang cukup berani, dari jarak yang cukup dekat, aku lihat kenla sedang sibuk menjual apa yang sedang dia miliki. aku tidak kaget dan juga tidak mencegahnya. aku lebih baik menunggu, menunggu ada orang yang mau menegur ku untuk bertindak WARAS lagi.

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s